Banjarnegara, 1pena.id — Upaya pencarian korban tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, terus dilakukan secara intensif. Hingga Senin (24/11/2025) pukul 17.00 WIB, Tim K9 Sat Samapta Polres Wonogiri yang diperbantukan dalam operasi kemanusiaan kembali menemukan sejumlah titik yang mengarah pada keberadaan para korban tertimbun material longsor.
Dalam penyisiran sektor B hingga sektor C2, tim K9 yang dipimpin IPTU Danang Sutrisno, S.H., M.H., mengerahkan satu ekor anjing pelacak SAR “K9 Justin” bersama tiga personel. Dari total 10 titik bau yang terdeteksi, tim berhasil mengevakuasi tiga jenazah utuh dan dua bagian tubuh (body part) korban.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak bencana mencapai 48 orang. Dari jumlah tersebut, 12 orang dinyatakan meninggal dunia, 19 lainnya mengalami luka-luka, dan 16 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, satu warga atas nama Maroyono sebelumnya ditemukan dalam kondisi selamat di lokasi pengungsian pada 18 November 2025.
Sebanyak 1.019 warga terpaksa mengungsi, terdiri dari 961 orang warga Dukuh Situkung dan 58 orang dari dukuh sekitar. Para penyintas saat ini menempati lima titik pengungsian utama, yakni Balai Desa Pringamba, GOR Beji, Kantor KB Pandanarum, Gedung Haji Pandanarum, dan Wisma Muhammadiyah. Selain itu, 556 warga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah sanak keluarga.
Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa jajarannya akan terus memberikan dukungan penuh hingga seluruh korban ditemukan.
“Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polres Wonogiri akan terus all out mendukung upaya pencarian korban di Banjarnegara. Kehadiran tim K9 Sat Samapta merupakan bentuk komitmen Polri dalam operasi kemanusiaan. Kami berkoordinasi penuh dengan tim SAR gabungan untuk memastikan setiap tanda yang terdeteksi dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain itu, Polres Wonogiri juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan seluruh proses pencarian dilakukan sesuai prosedur, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung, dan perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala oleh tim SAR gabungan.













