Semarang, 1pena.id – Warga di kawasan Jalan Puspowarno Selatan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, digemparkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (25/11/2025) pagi.
Bayi tersebut ditemukan di tumpukan sampah oleh seorang pemulung sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, saksi tengah mengais sampah dan merobek sebuah plastik hitam. Ia kemudian melihat sebuah tas spunbond berwarna biru yang di dalamnya terdapat bayi yang sudah tidak bergerak.
Informasi tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram @kejadiansmg. Dalam unggahannya disebutkan bahwa bayi ditemukan terbungkus plastik dan sudah tidak bernyawa saat ditemukan.
Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan, karena masih terdapat ari-ari yang menempel.
“Bayi baru lahir, masih dengan ari-ari, berjenis kelamin perempuan,” ujar Kompol Andre saat dikonfirmasi.
Setelah penemuan itu, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Ketua RT setempat yang kemudian menghubungi LIBAS (Layanan Informasi Bencana dan Aduan Semarang).
Sekitar pukul 04.47 WIB, petugas piket dari Polsek Semarang Barat tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, melakukan pengecekan kamera CCTV di sekitar lokasi, serta menghubungi tim Inafis Polrestabes Semarang.
Pemeriksaan awal oleh tim Inafis dilakukan pada pukul 05.15 WIB. Selanjutnya, pada pukul 06.05 WIB, jenazah bayi dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Bayi dibuang di bak sampah dan dimasukkan dalam tas biru. Ditemukan juga bercak darah pada tisu yang dimasukkan ke dalam kantong kresek hitam,” tambah Kompol Andre.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.



















