Pengangsu BBM Subsidi di Pemalang Diduga Libatkan Oknum SPBU, Operator Tantang Wartawan

banner 468x60

PEMALANG, 1Pena.id –  Praktik pengangsu Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Pemalang tampaknya belum juga berhenti.

Diduga, kegiatan tersebut melibatkan oknum operator di SPBU 44.523.04 Jatingarang, Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang,Selasa (11/11/2025)
Tim media 1Pena.id yang tengah mengisi BBM di SPBU tersebut secara kebetulan menyaksikan langsung aktivitas mencurigakan.

banner 336x280

Sejumlah sepeda motor jenis Megapro, Vixion, dan sejenisnya tampak mengisi Pertalite senilai Rp150.000, lalu kembali lagi berulang kali ke antrean.

“Sekitar 10 motor bolak-balik hingga 4–5 kali mengisi Pertalite,”
ujar salah satu awak media di lokasi kejadian.

Tim kemudian mengikuti beberapa motor tersebut dan menemukan bahwa BBM bersubsidi dipindahkan menggunakan selang dari tangki motor ke galon air mineral di sebuah gang dekat area pemakaman.

Saat dikonfirmasi, para pengangsu mengaku bahwa kegiatan itu diketahui oleh mandor dan operator SPBU.
Namun, saat dimintai klarifikasi, Ikbal, selaku mandor SPBU, membantah keterlibatan pihaknya.

“Kami tidak mengetahui adanya kegiatan itu, Pak. Saya sudah memperingatkan para operator agar tidak melayani pembeli seperti itu,” ujarnya.
Meski begitu, hasil investigasi di lapangan menemukan modus operandi licik.

Saat nozzle dimasukkan ke tangki motor, operator mengisi hingga Rp100.000, namun tidak mencabut nozzle dan menambahkan lagi Rp50.000 bahan bakar tanpa menghentikan pengisian.

Seorang operator bernama Nur membenarkan adanya praktik tersebut, sementara operator lain, Slamet, justru menantang wartawan agar memberitakan kejadian itu.

Reporter muda asal Boyolali, Nurul Farida, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Polres Pemalang untuk segera menindak semua oknum yang terlibat.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan informasi secara lisan ke Polsek Ampelgading dan akan segera melayangkan surat resmi ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Masyarakat kecil yang seharusnya menikmati BBM bersubsidi malah dirugikan. Ini harus segera ditindak,” tegas Nurul Farida, kepada tim media.

Kasus ini menambah panjang daftar penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Pantura Jawa Tengah, yang diduga turut menjadi penyebab kelangkaan bahan bakar jenis Pertalite di beberapa SPBU.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

News Feed