Kab.SEMARANG|1pena.id – Pasca kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di kawasan Exit Tol Bawen, jajaran Polres Semarang bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (4/3/2026).
Kecelakaan yang terjadi pada Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB itu melibatkan satu unit truk box bermuatan paket, satu mobil pribadi, serta delapan sepeda motor.
Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani, mengatakan olah TKP bersama tim TAA dilakukan untuk mengungkap secara detail penyebab kecelakaan tersebut.
“Betul, kemarin telah kita lakukan olah TKP bersama tim TAA Ditlantas Polda Jateng di lokasi kejadian laka beruntun pada Selasa malam,” ujar AKP Lingga saat memberikan keterangan di Mapolres Semarang, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, penggunaan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA) memungkinkan penyidik melakukan analisis mendalam terhadap kronologi kecelakaan.
“Penggunaan teknologi TAA bertujuan untuk menganalisis runtutan kejadian secara mendalam, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah benturan terjadi. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut,” jelasnya.
Selain melakukan olah TKP, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi ahli.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kronologi kejadian sekaligus memastikan kondisi teknis kendaraan, khususnya terkait dugaan kegagalan fungsi pengereman pada truk.
Berdasarkan informasi sebelumnya, kecelakaan diduga terjadi akibat truk box bermuatan paket mengalami gagal fungsi pengereman sehingga menabrak satu mobil pribadi dan delapan sepeda motor yang sedang berhenti di lampu lalu lintas.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, delapan orang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS At-Tin Bawen untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari delapan korban tersebut, enam orang harus menjalani perawatan inap, sedangkan dua korban lainnya diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.














