Polres Semarang Gelar Latihan Gabungan Penanganan Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

banner 468x60

Semarang, 1Pena.id — Mengantisipasi sekaligus meningkatkan kemampuan penanganan bencana, Polres Semarang menggelar latihan gabungan penanganan bencana pada Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Semarang.

Latihan tersebut digelar sesaat setelah acara penganugerahan Satkamling Terbaik 2025 dan dihadiri Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang.

banner 336x280

Kegiatan ini melibatkan BPBD Kabupaten Semarang, Sat Samapta Polres Semarang, jajaran Polsek, relawan, dan unsur masyarakat. Latihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga, mengingat Kabupaten Semarang termasuk wilayah rawan bencana seperti tanah longsor, banjir, dan angin kencang.

Dalam sambutannya, Kapolres Semarang menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

“Antisipasi bencana adalah peran dari semua pihak. Harapan kami tidak ada bencana di Kabupaten Semarang. Namun apabila terjadi, paling tidak kita sudah siap dan mampu mengambil langkah tepat dalam penanganan bencana,” ujar AKBP Ratna.

Rangkaian latihan diawali dengan simulasi bencana alam yang menggambarkan kondisi darurat secara langsung, termasuk mekanisme evakuasi warga dan pengamanan lokasi kejadian. Para peserta juga mendapat pelatihan penggunaan peralatan penanganan bencana, mulai dari alat evakuasi, peralatan pemotong material, hingga perangkat komunikasi darurat yang biasa digunakan dalam operasi penanganan longsor dan banjir.

Selain itu, BPBD Kabupaten Semarang bersama Sat Samapta Polres Semarang memperagakan penanganan korban bencana, meliputi pertolongan pertama, teknik evakuasi yang aman, serta prosedur penanganan medis awal sebelum korban dirujuk ke fasilitas kesehatan.

Melalui latihan gabungan ini, Polres Semarang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, BPBD, dan masyarakat. Diharapkan, kemampuan respons cepat serta koordinasi di lapangan semakin optimal sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif dan terstruktur.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, seluruh unsur terkait di Kabupaten Semarang diharapkan semakin siap menghadapi situasi darurat dan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

News Feed