Sat Lantas Polres Semarang Glorifikasi Keselamatan di Ops Zebra Candi 2025, Bagi Cokelat hingga Tumbler ke Pengendara Tertib

banner 468x60

Semarang, 1pena.id – Memasuki sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Semarang terus mengedepankan pendekatan pencegahan secara preventif dan preemtif. Hal ini terlihat melalui kegiatan glorifikasi keselamatan yang digelar pada Senin (24/11/2025) di simpang traffic light Alun-alun Lama, Ungaran.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, serta sejumlah pejabat utama Polres Semarang. Dalam kegiatan itu, petugas memberikan imbauan tertib berlalu lintas sekaligus membagikan cokelat, tumbler, dan gantungan kunci kepada para pengendara yang patuh terhadap aturan lalu lintas.

banner 336x280

“Dalam rangkaian Operasi Zebra Candi 2025, kami mengedepankan upaya pencegahan. Hari ini kami membagikan cokelat, tumbler, dan gantungan kunci kepada pengendara yang tertib di lampu lalu lintas Alun-alun Lama Ungaran. Tujuannya untuk mengajak pengguna jalan lebih patuh pada aturan serta meningkatkan kesadaran akan fatalitas kecelakaan,” tegas Kompol Erwin Chan Siregar.

Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani mengungkapkan, selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 di wilayah hukum Polres Semarang telah terjadi 12 kasus kecelakaan lalu lintas, namun tidak ada korban jiwa (nihil).

Disebutkan, kendaraan yang paling mendominasi dalam kasus kecelakaan tersebut adalah sepeda motor (R2). Sementara faktor utama penyebab kecelakaan berasal dari kelalaian pengendara (human error) serta kondisi jalan licin akibat hujan yang masih kerap melanda wilayah Kabupaten Semarang.

Truk Masih Nekat Melintas di Jam Larangan

Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti masih adanya kendaraan berat atau truk bermuatan yang nekat melintas pada jam larangan, yakni pukul 06.00–08.00 WIB.

“Kami terus melakukan imbauan hingga penindakan terhadap kendaraan berat, baik sumbu dua maupun lebih, yang melanggar jam melintas. Aturan ini sudah berlaku lebih dari setahun demi kelancaran lalu lintas, terutama di jam sibuk pagi hari,” tegas AKP Lingga.

Ia menambahkan, momentum Operasi Zebra Candi 2025 dimanfaatkan untuk semakin menertibkan pelanggaran lalu lintas demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Semarang.

Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat yang melintas dan mengikuti rangkaian kegiatan di lokasi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

News Feed