SEMARANG | 1Pena.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kota Semarang dengan menyerahkan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol), Kamis pagi (25/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di depan Stasiun Tawang, bertepatan dengan Hari Raya Natal 2025.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wapres Gibran kepada perwakilan pengemudi ojol sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja sektor informal yang memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, unsur Forkopimda, serta masyarakat sekitar lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa pengemudi ojek online merupakan bagian penting dari roda ekonomi nasional, terutama dalam layanan transportasi dan distribusi barang.
“Semoga bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban para pengemudi ojek online di Semarang. Pemerintah berharap para ojol tetap semangat bekerja dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Gibran.
Para pengemudi ojol menyambut bantuan tersebut dengan penuh apresiasi. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya di momen Natal yang sarat makna kebersamaan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga ke depan pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan pengemudi ojol,” ujar salah satu penerima bantuan.
Selain penyerahan sembako, Wapres Gibran juga melakukan dialog langsung dengan para pengemudi ojol. Dalam sesi tersebut, para ojol menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari perlindungan kerja, kesejahteraan, hingga kebijakan tarif dan jaminan sosial.
Menanggapi hal tersebut, Wapres Gibran menegaskan komitmennya untuk terus menyerap aspirasi pekerja sektor informal dan mendorong kebijakan yang lebih berpihak, termasuk di Kota Semarang.
Kegiatan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi pekerja informal yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi perkotaan.



















